PERTEMUAN 3 : KOMPETENSI MATEMATIKA
Kompetensi Matematika
Dalam mendefinisikan Kompetensi Matematika kita mengikuti
kerangka literasi matematika yang diterbitkan oleh Program OECD for
International Student Assessment (PISA). Berikut adalah daftar non hierarkis
kompetensi matematika umum yang dimaksudkan untuk menjadi relevan dan berkaitan
dengan semua tingkat pendidikan.
·
Pemikiran Matematis
-
Mengajukan pertanyaan karakteristik
matematika --Apakah di sana ada ...? Jika demikian, berapa banyak? Bagaimana
kita menemukan ...?
-
Mengetahui jenis jawaban yang
matematika tawarkan untuk pertanyaan-pertanyaan tersebut.
-
Membedakan antara berbagai jenis
pernyataan (misalnya, definisi, teorema, dugaan, hipotesis, contoh, pernyataan
dikondisikan).
·
Argumentasi Matematika
-
Mengetahui apa itu bukti matematis
dan bagaimana hal itu berbeda dari jenis lain pada penalaran matematika.
-
Mengikuti dan menilai rantai argumen
matematika dari berbagai jenis.
-
Memiliki perasaan heuristik (apa
yang bisa terjadi, apa yang tidak bisa terjadi, dan mengapa).
-
Menciptakan argumen matematika.
·
Permodelan
-
Penataan lapangan atau situasi yang
akan dimodelkan
-
Mathematizing (yaitu, menerjemahkan
dari “realitas” untuk “matematika”).
-
De-mathematizing (yaitu, menafsirkan
model matematika dalam hal “realitas”).
-
Menangani model (bekerja di dalam
domain matematika).
-
Memvalidasi model.
-
Mencerminkan, menganalisis,
menawarkan kritik dari model dan hasil model.
-
Berkomunikasi tentang model dan
hasil nya (termasuk keterbatasan hasil tersebut).
-
Pemantauan dan pengendalian proses
pemodelan.
·
Problem posing dan memecahkan
-
Berpose, merumuskan, dan membuat
berbagai jenis yang tepat dari masalah matematika (misalnya, murni, diterapkan,
terbuka, tertutup).
-
Pemecahan berbagai jenis masalah
matematika dalam berbagai cara.
·
Perwakilan
-
Decoding, menafsirkan, dan
membedakan antara berbagai bentuk presentasi dari objek matematika dan situasi,
dan keterkaitan antara berbagai representasi.
-
Memilih dan beralih di antara
berbagai bentuk representasi sesuai dengan situasi dan tujuan.
·
Simbol dan bahasa formal
-
Decoding dan menafsirkan bahasa
simbolik dan formal dan memahami hubungan untuk bahasa alami.
-
Menerjemahkan dari bahasa alami ke
bahasa simbolis atau formal.
-
Menggunakan variabel, memecahkan
persamaan, dan melakukan perhitungan.
·
Komunikasi
-
Mengekspresikan diri dalam berbagai
cara pada hal-hal dengan komponen matematis, dalam lisan maupun dalam bentuk
tertulis.
-
Memahami tertulis atau lisan
pernyataan orang lain tentang hal-hal seperti itu.
·
Alat-alat Bantu
-
Mengetahui tentang dan mampu
menggunakan berbagai alat bantu dan alat (termasuk alat-alat teknologi
informasi) yang dapat membantu aktivitas matematika.
-
Mengetahui tentang keterbatasan alat
bantu dan alat-alat tersebut.
Komentar
Posting Komentar